Showing posts with label Wisata jogja. Show all posts
Showing posts with label Wisata jogja. Show all posts

Thursday, May 10, 2018

Seorang Pria dikabarkan Hilang paska Erupsi Merapi

Seorang pria bernama Warsito (33), warga Tridadi, Sleman, Kamis (22/2/2018), hilang di sekitar bungker Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman.

Kepolisian dan tim SAR diterjunkan untuk melakukan pencarian. "Iya benar, pagi tadi hilang di sekitar bungker Kaliadem.

Atas nama Warsito," ujar Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman, Kamis (22/2/2018).

Awalnya, pada Kamis pagi Warsito bersama istrinya, Dwi Indri, berangkat ke bungker Kaliadem.

Keduanya lantas mampir ke sebuah warung di sekitar bungker.

Saat di warung itu, Warsito menyampaikan ke Dwi Indri bahwa dia ingin menuju ke bungker Kaliadem dengan berjalan kaki.

Warsito juga mengatakan ingin sendirian menuju ke sana, sehingga Dwi Indri menunggu di warung.


Dwi Indri yang merasa khawatir lalu berusaha menyusulnya untuk mencari.

Ia pun sempat beberapa kali bertanya kepada pengunjung lain dengan menunjukkan foto suaminya.

"Istrinya sudah berupaya mencari, tetapi tidak ketemu," kata Sutarman.

Setelah lama mencari dan tidak membuahkan hasil, Dwi Indri lalu memberi tahu warga sekitar. Warga lalu berusaha membantu mencari.

Tak hanya warga, setelah mendapat informasi adanya orang hilang, polisi, tim SAR, dan BPBD Sleman langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian.

"Kami lakukan upaya pencarian. Tim yang turun gabungan," ucap Sutarman.
Baca selengkapnya

Thursday, April 19, 2018

Wisata Telaga Giri Kediwung

sumber : Ig @roh_kyt.

yen urip mung nuruti hawa napsu, sing jenenge mulya mesti soyo angel ketemu.. Sak mulya-mulyane manungso iku ingkang pinter bersyukur.

loc : Telaga giri, kediwung, Dlingo,Bantul, Yogyakarta.
Baca selengkapnya

Wednesday, January 10, 2018

Wisata Jogja Kaliadem (Lava Tour)


zonajogja - Gunung Merapi adalah salah satu ikon yang terkenal dari Kota Yogyakarta. Gunung berapi aktif ini pernah meletus beberapa kali. Bagi Anda yang ingin menikmati keindahan Gunung Merapi dari dekat, jangan lupa untuk mengikuti Lava Tour Merapi di Kaliadem.

Saat berkunjung ke Kaliadem, Anda bisa menikmati suasana yang masih sejuk, kekayaan flora dan fauna, serta fenomena vulkanik yang terjadi di Gunung Merapi setelah meletus. Untuk menjangkau tempat ini, Anda bisa melewati jalur Jl. Kaliurang menuju Pakem. Selanjutnya, dari sana Anda bisa mencari rute untuk menuju Kaliadem atau naik ojek dengan membayar Rp20.000.
Baca selengkapnya

Wisata Jogja Benteng Vredeburg


zonajogja - Objek wisata yang satu ini terletak di Jl. Ahmad Yani No. 6, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta. Akses menuju objek wisata ini sangat mudah karena terletak tepat di dekat Titik Nol Kilometer. Ada banyak transportasi umum yang melintas di depan objek wisata ini. Tiket masuk ke Benteng Vredeburg hanya Rp2.000 per orang. Tempat ini mulai dibuka untuk umum pada 07.30 WIB dan ditutup pada 16.00 WIB.

Di dalam museum ini terdapat koleksi diorama yang menceritakan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tempat ini juga kerap menjadi arena untuk menyelenggarakan berbagai festival maupun pertunjukan seni atau pertunjukan musi
Baca selengkapnya

Wisata Jogja Candi Barong


zonajogja - Ini adalah salah satu dari beberapa candi yang berada di kompleks Candi Prambanan. Lokasinya di Dusun Candisari, Sambirejo, Prambanan. Untuk mencapai tempat ini agak sulit karena pengunjung harus masuk ke wilayah yang cukup terpencil. Namun, bagi Anda yang pernah berkunjung ke Candi Ijo, lokasi ini tidak terlalu sulit ditemukan. Jaraknya dari Candi Ijo sekitar 2 km sebelumnya.

Candi ini terbilang cukup luas. Ada dua undakan pada pelatarannya. Di sekitar candi, pengunjung bisa melihat taman yang ditata dengan apik. Sementara itu, area di sekitar candi masih merupakan persawahan. Dari kejauhan, Anda bisa melihat kemegahan Tebing Breksi.

Candi ini sebenarnya cukup menarik. Hanya saja, infrastruktur berupa jalan belum memadai. Fasilitas yang tersedia di sana pun masih minim. Biaya masuk ke dalam candi hanya Rp2.000 saja per orang. Ini tentu jauh lebih murah daripada tiket masuk ke beberapa candi lainnya.
Baca selengkapnya

Wisata Jogja Istana Ratu Boko


zonajogja - Jangan mengaku pernah ke Yogyakarta jika belum pernah melihat sendiri panorama senja terbaik di Istana Ratu Boko. Ya, tempat ini merupakan salah satu objek wisata yang juga sangat menarik untuk dikunjungi di Yogyakarta. Konon, kawasan yang dibangun pada abad ke-8 ini dahulu merupakan kompleks istana yang megah.

Lahan seluas 250.000 meter persegi terdiri atas 4 bagian, yaitu bagian tengah (gapura utama, kolam, Candi Pembakaran, lapangan, batu berumpak), barat (perbukitan), timur (stupa Buddha, kompleks gua, dan kolam), dan tenggara (kompleks keputren, candi, kolam, pendopo). Berbeda dari bangunan candi lain, Istana Ratu Boko menunjukkan ciri-ciri sebagai tempat tinggal pada masa lampau.

Untuk berkunjung ke tempat ini, ada dua kategori yang bisa Anda pilih. Pertama, kategori reguler dengan tiket masuk Rp25.000. Tiket ini berlaku mulai pagi hingga pukul 15.00 WIB. Kategori kedua adalah khusus untuk menikmati matahari terbenam. Paket Sunset ini dihargai cukup mahal, yaitu Rp100.000 per orang. Namun, jumlah ini tentu sebanding dengan keindahan yang bisa Anda nikmati di Istana Ratu Boko.
Baca selengkapnya

Wisata Jogja Museum Gunung Api Merapi

zonajogja - Museum ini merupakan sebuah tempat yang bertujuan memberikan edukasi kepada pengunjung tentang bencana alam, baik gempa maupun letusan gunung berapi. Lokasi museum adalah di Dusun Banteng, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Tempat ini dibuka pada Selasa hingga Minggu, mulai pukul 08.00 WIB – 15.30 WIB. Sementara itu, biaya masuk dipatok Rp3.000 per orang, sedangkan tiket menonton film adalah Rp5.000 per orang.


Di tempat ini, pengunjung bisa mempelajari segala hal tentang gunung berapi, seperti tipe-tipe letusan gunung berapi, replika sebaran awan panas, cara menyelamatkan diri jika terjadi letusan, lorong peraga simulasi, serta pemutaran film.

Baca selengkapnya

Wisata Jogja Candi Sambisari


zonajogja - Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Dari pusat kota, jaraknya sekitar 12 km. Candi ini juga berdekatan dengan kompleks Candi Prambanan. Untuk menjangkaunya, pengunjung bisa melewati rute Jl. Raya Solo – Yogyakarta. Kira-kira pada km 15, Anda akan melihat sebuah papan penunjuk jalan yang mengarahkan Anda ke lokasi candi.

Pada kompleks candi ini, terdapat 1 candi utama dan 3 candi pendamping yang dikelilingi oleh pagar batu sebanyak 2 lapis. Sementara itu, ada 4 pintu masuk untuk memasuki area candi. Dari kejauhan, kompleks candi terlihat seperti kastel yang terbuat dari batu. Menariknya lagi, area candi diselimuti oleh hamparan rumput yang hijau sehingga tampak seperti permadani yang indah. Di area ini, Anda bisa duduk dan bersantai sambil menikmati suasana alam yang masih sejuk.

Candi Sambisari juga kerap dijadikan sebagai lokasi untuk foto prewedding. Hal itu didukung oleh suasana yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk keramaian. Untuk masuk ke Candi Sambisari, Anda hanya perlu membayar Rp3.000 per orang. Datanglah setelah pukul 08.00 WIB atau sebelum pukul 15.00 WIB.

Baca selengkapnya

Tuesday, January 9, 2018

Wisata Jogja (Malioboro Yogyakarta Wisata Belanja Dan Sejarah)

zonajogja - Malioboro merupakan kawasan perbelanjaan yang legendaris yang menjadi salah satu kebanggaan kota Yogyakarta. Penamaan Malioboro berasal dari nama seorang anggota kolonial Inggris yang dahulu pernah menduduki Jogja pada tahun 1811 – 1816 M yang bernama Marlborough.



Kolonial Hindia Belanda membangun Malioboro di pusat kota Yogyakarta pada abad ke-19 sebagai pusat aktivitas pemerintahan dan perekonomian. Secara simbolis juga bermaksud untuk menandingi kekuasaan Keraton atas kemegahan Istananya yang mendominasi kawasan tersebut.

Untuk menunjang tujuan tersebut maka selanjutnya Kolonial Belanda mendirikan :

Benteng Vredeburg, ( didirikan pada tahun 1765. Sekarang benteng tersebut dikenang menjadi sebuah museum yang di buka untuk wisata publik )
Istana Keresidenan Kolonial ( sekarang menjadi Istana Presiden Gedung Agung di tahun 1832M )
Pasar Beringharjo, Hotel Garuda ( dahulu sebagai tempat menginap dan berkumpul para elit kolonial.
Kawasan Pertokoan Malioboro ( menjadi pusat perekonomian kolonial )
Bangunan-bangunan bersejarah yang terletak di kawasan Malioboro tersebut menjadi saksi bisu perjalanan kota ini dari masa ke masa.

Malioboro menyajikan berbagai aktivitas belanja, mulai dari bentuk aktivitas tradisional sampai dengan aktivitas belanja modern. Salah satu cara berbelanja di Malioboro adalah dengan proses tawar-menawar terutama untuk komoditi barang barang yang berupa souvenir dan cenderamata yang dijajakan oleh pedagang kaki lima yang berjajar di sepanjang trotoar jalan Malioboro. Berbagai macam cederamata dan kerajinan dapat anda dapatkan disini seperti kerajinan dari perak, kulit, kayu, kain batik, gerabah dan sebagainya.

Anda jangan heran melihat harga barang ditempat ini, misalnya penjual souvenir menawarkan barang tersebut seharga Rp.50.000,- Kalau anda tertarik barang tersebut maka tawaran tersebut harus segera disusul dengan proses tawar menawar dari wisatawan. Dari proses tersebut harga menjadi turun drastis, misalnya pedagang tersebut akhirnya rela melepas barang tersebut dengan harga Rp.20.000,-. Hal ini juga berlaku bila wisatawan berkunjung dan belanja di pasar tradisional Beringharjo yang letaknya tak jauh dari Malioboro. Begitulah keunikan tradisi dari wisata belanja di Malioboro, pembeli harus bisa tawar menawar.

Kawasan Malioboro dekat dengan obyek wisata sejarah lainya yang sangat banyak menyimpan cerita sejarah yang menarik. Setelah anda berbelanja di Malioboro anda bisa meneruskan mengunjungi obyek wisata lain yang jaraknya cukup dekat. Tempat dan obyek wisata tersebut seperti berwisata arsitektur peninggalan kolonial Belanda dan wisata belanja tradisional lainnya. Obyek wisata sejarah yang berdekatan dengan Malioboro seperti : Keraton Yogyakarta, Alun-alun Utara, Masjid Agung, Benteng Vredeburg, Museum Sonobudoyo dan Kampung Kauman.

Wisata Arsitektur peninggalan kolonial di Yogyakarta yang masih bisa disaksikan seperti Gedung Siciatet ( sekarang menjadi Taman Budaya ), Bank Indonesia, Hotel Inna Garuda dan Bank BNI’46. Sedangkan wisata belanja tradisional yang cukup berdekatan dengan Malioboro terdapat di Pasar Ngasem dan Pasar Beringharjo. Terdapat juga perpustakaan umum milik Pemerintah Provinsi DIY bagi wisatawan yang gemar membaca.

Wisatawan juga dapat menyaksikan kekhasan lain dari Malioboro seperti puluhan andong dan becak yang parkir berderet disebelah kanan jalan pada jalur lambat Malioboro. Sedangkan pada sebelah kiri jalan wisatawan dapat melihat ratusan kendaraan bermotor yang diparkir berjajar yang menjadi tanda bahwa Malioboro merupakan kawasan yang banyak menyedot para pengunjung.

Aktivitas wisatawan di Malioboro tidak hanya pada siang hari saja, akan tetapi di kawasan Malioboro ini aktivitas wisata akan terus berlanjut dengan adanya nuansa makan malam yang disediakan warung-warung yang bermunculan pada malam hari, terutama setelah pukul 21.00 WIB. Sambil menyantap hidangan di warung lesehan Malioboro, wisatawan akan dihibur oleh musisi jalanan yang mengunjungi lesehan tersebut sambil mengalunkan lagu-lagu tertentu.

Lokasi

Alamat : Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta Deaerah Istimewa Yogyakarta.

Akses

Malioboro merupakan kawasan wisata yang menjadi andalan dari kota yogyakarta sehingga banyak cara untuk sampai ketempat ini. Dari Terminal Giwangan atau halte yang tersebar di kota Yogyakarta menggunakan bus kota jalur 4 dan bus Transjogja trayek 3A atau 3B.

Wisatawan juga bisa menggunakan jasa taksi dengan memesan via telepon maupun bisa mencegatnya di pinggir jalan. Bisa juga menggunakan andong atau becak sambil menikmati suasana kota Yogyakarta.

Harga Tiket

Kawasan Malioboro merupakan tempat umum sehingga wisatawan tidak dikenakan biaya, hanya dikenakan biaya perkir kendaraan.

Fasilitas

Fasilitas dan akomodasi sebagai sarana penunjang yang mendukung sektor kepariwisataan di tempat ini sudah sangat lengkap. Hotel berbintang lima sampai dengan hotel kelas melati banyak tersedia disekitar tampat ini seperti di Jalan Mangkubumi, Jalan Dagen, Jalan Sosrowijayan, Jalan Malioboro, Jalan Suryatmajan dan Jalan Mataram. Atau mencari penginapan di bagian barat, yaitui di Jalan Ngasem dan daerah Wijilan yang letaknya tidak jauh dari Malioboro.

Rumah makan pun banyak tersebar di wilayah ini dengan menu dan selera yang sangat beragam mulai dari warung angkringan ( warung berbentuk gerobak yang menyediakan makanan lokal ), masakan khas Yogyakarta yang disajikan dalam suasana lesehan seperti gudeg, nasi goreng, sambel+lalapan dan sebagainya. Tersedia juga restoran atau cafe yang menyediakan makanan masakan cina, fast food atau masakan ala barat berupa steak, beef lasagna dan lain-lain.

Fasilitas lain berupa tempat ibadah, polisi pariwisata, pos informasi, kios money changer, ATM, warnet, tampat parkir dan lain-lain. Tersedia juga kios yang menyediakan oleh –oleh makanan khas Yogyakarta yang berada di Jalan Mataram atau sebelah barat Malioboro yang menyediakan beragam jenis dan bentuk oleh-oleh dan penganan khas Jogja seperti yangko, geplak, bakpia, berbagai jenis keripik dan lain-lain.
Baca selengkapnya

Wisata jogja Taman Sari (Istana Air penuh Keindahan dan Rahasia)

zonajogja - Gemercik air, keindahan arsitekturnya yang kuno, dan pemandangan yang menakjubkan membuat Taman Sari sangat mempesona. Lorong-lorong dan bangunannya menjadikan Taman Sari penuh rahasia yang akan terus dikuak.


Sampai saat ini Yogyakarta masih merupakan salah satu kota tujuan berlibur yang sangat diminati di Indonesia, karena Yogyakarta menawarkan banyak sekali tempat wisata yang harus kamu kunjungi pada saat berada di Yogyakarta.

Banyak sekali tempat wisata bersejarah yang berada di Kota Yogyakarta ini sehingga membuat para wisatawan yang ingin menentukan destinasinya disini selalu ingin berkunjung kesemua tempat sejarahnya yang indah dan sangat layak untuk dikunjungi. Tapi, sebaiknya jika kamu ingin berlibur ke Yogyakarta jangan lupa untuk mampir ke Istana Air Taman Sari Yogyakarta!

Mungkin sudah banyak dari kalian yang pernah berkunjung ke Istana Air Taman Sari. Tapi, dijamin kamu akan kembali lagi kesini deh! Selain tempatnya yang bersejarah, Taman Sari juga banyak dikunjungi sebagai tujuan untuk melakukan photo session salah satunya prewedding. Berikut adalah beberapa tempat yang wajib kamu kunjungi jika berada di Istana Air Taman Sari Yogyakarta, Disimak ya!

4 bagian paket wisata Istana Air Taman Sari:

1. Bagian pertama yang wajib kamu datangi adalah danau buatan yang terletak disebelah barat.
2. Bagian kedua adalah bangunan yang berada disisi sebelah danau buatan yaitu Umbul Binangun.
3. Bagian ketiga adalah Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati yang berada disebelah selatan umbul Binangun.
4. Bagian terakhir yang wajib kamu datangi pada saat berada di Istana Air Taman Sari adalah bagian di sebelah timur yang memanjang dari Pemandian Umbul Binangun sampai Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati, merupakan danau dengan pulau buatan serta jembatan gantung dan kanal.

Dari semua keempat kompleks maupun bagian yang berada di Istana Air Taman Sari Yogya hanya, pemandian Umbul Binangun yang masih terlihat dalam keadaan utuh.

Buat kamu yang ingin berfoto di Istana Air Taman Sari, jangan lupa juga untuk mampir ke Masjid Bawah Tanah karena sepanjang lorongnya bisa kamu jadikan tempat untuk berfoto. Apalagi tempatnya yang sangat instagram-able banget dan selalu menjadi favorit para wisatawan pada saat berkunjung kesini.

Harga tiket masuk dan jam buka Istana Taman Sari

Tiket Masuk
– Rp 3.000,- wisatawan lokal
– Rp 7.000,- wisatawan Asing

Jam Buka
Buka setiap hari mulai pukul 08.00-14.00 WIB
Baca selengkapnya

Wisata Jogja Air Terjun Sri Gethuk

zonajogja - Wisata Jogja Air Terjun Sri Gethuk merupakan salah satu air terjun yang populer di Jogja. Bahkan tak hanya pelancong dari wilayah Jogja saja pengunjungnya,akan tetapi juga dari wilayah luar kota. Slempret merupakan nama lain dari air terjun Sri Gethuk, karena air terjun ini terletak di lokasi Slempret. Air terjun tersebut diapit oleh tebing yang berketinggian sampai dengan 50 meter.



Kawasan Slempret merupakan daerah yang bertopografi perbukitan dan banyak ditumbuhi pohon kelapa. Tanaman padi dapat tumbuh subur ditempat ini sepanjang tahun karena tanah di tempat ini tidak pernah mengalami kekeringan. Kesuburan tanah ditempat ini karena didukung oleh tiga sumber mata air yang cukup besar dengan rata-rata debit 30 s/d 60 liter/detik, yaitu mata air Dong poh, Ngandong dan Ngumbul.

Dapat ditempuh dengan jalan kaki melewati pematang sawah sejauh 450 meter kemudian dilanjutkan dengan menuruni anak tangga berjumlah sekitar 96 anak tangga. Untuk mencapai air terjun tersebut dapat juga dengan berjalan menyusuri tebing Slempret yang berujung ke lokasi air terjun Sri Gethuk.

Penamaan Slempret sebenarnya berasal dari kata Slompret yaitu nama sebuah alat musik tiup dan konon tempat tersebut merupakan tempat yang dianggap angker masyarakat karena merupakan tempat makhluk halus atau jin yang tinggal ditempat tersebut. Menurut serita pimpnan dari jin tersebut bernama jin Anggo Menduro.

Konon jin yang menjadi penunggu tempat tersebut teryata menyukai berbagai kesenian, semua itu dibuktikan pada waktu-waktu tertentu sering terdengar suara – suara yang sering didengar oleh penduduk di lokasi Menggoran dan sekitarnya. Suara tersebut berupa suara seperti bunyi drumband, dan suara slompret yang sering terdengar mendominasi munnculnya suara tersebut. Suara tersebut kalau dicoba didekati akan hilang sehingga masyarakat meyakini yang mempunyai suara tersebut adalah para jin yang mendiami tempat tersebut. Oleh karena itu air terjun tersebut dinamakan Slempret karena berada di lokasi yang namanya Slempret.

Lokasi

Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses

Para pengunjung dapat mencapai lokasi obyek wisata air terjun Sri Gethuk ini dengan memilih dua jalaur, yaitu :


  • Merupakan jalur utama melewat jalan Wonosari – Pathuk – per3an Gading – Playen – Bleberan.
  • Jalur kedua yang merupakan jalur alternatif melalui jalan Imogiri barat – jalan Panggang – Panggang – Paliyan – Playen – Bleberan.

Sesudah sampai di desa Bleberan, anda bisa langsung segera menuju ke arah gua rancang kencono dengan menyusuri jalan setapak dari batu gamping. Jalan yang dilalui ini cukup licin dan terjal sehingga tidak dianjurkan bagi anda yang membawa mobil dengan kap mobil rendah.

Harga Tiket

Harga tiket masuk Rp.3.000,- per orang.
Harga sewa perahu Rp. 5.000,- per orang.
Harga sewa ban untuk berenang Rp. 2.000,- per ban.
Fasilitas

Air terjun Sri Gethuk merupakan obyek wisata yang terpadu dengan Goa Rancang Kencono, situs purbakala, bumi perkemahan dan area memancing di Dusun Menggoran.

Fasilitas di tempat wisata ini belum banyak karena kawasana ini masih merupakan obyek wisata yang terpencil dan baru. Fasilitas penunjang yang berada di tempat tersebut adalah gethek atau perahu tradiisional yang dapat disewa oleh wisatawan untuk menyusuri areal persawahan dan anak tangga untuk mencapai lokasi ayr terjun ini. Bagi anda yang tiidak mau bersusauh-susah maka pilihan tepat untuk sampai di lokasi air terjun adalah menaiki perahu tersebut yang ruteny menyusuri areal persawahan dan pengemudi selanjuittnya akan akan melewati arus sungai Oya hingga sampai di kaki air terjun.
Baca selengkapnya

Wisata jogja Gardu Pandang Bukit Klangon Merapi

zonajogjaTidak banyak yang tahu bahwa di diujung timur laut atau di lereng Gunung Merapi kabupaten Sleman yang berbatasan dengan kabupaten Klaten terdapat sebuah kawasan wisata yang menarik. Namanya Wisata Alam Bukit Glagahsari namun lebih dikenal dengan Gardu Pandang Rotary. Gardu Pandang Glagahsari (Rotary) memberikan pesona pemandangan Gunung Merapi dari sudut yang berbeda.

Gardu Pandang Glagahsari (Rotary 3400) terletak di dusun Klangan Glagahsari, desa Kalitengah Lor, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman. Memiliki daya tarik utama berupa gardu pandang untuk melihat pemandangan Gunung Merapi dari dekat.


Tidak istimewa memang karena hampir semua kawasan wisata di lereng Gunung Merapi menampilkan daya tarik utama berupa gardu pandang. Namun bila kita melihat Gunung Merapi dari Bukit Glagahsari ini, kita melihat pemandangan Gunung Merapi yang sedikit tertutup oleh bukit kecil yang masih tampak hijau dan tidak terkena terjangan lahar panas erupsi Gunung Merapi beberapa tahun yang lalu.

Medan perjalanan yang sulit dan jarak yang cukup jauh mungkin menjadi kendala utama Bukit Glagahsari atau gardu pandang Glagahsari untuk promosi wisata. Wisatawan biasa mungkin lebih tertarik melihat pesona Gunung Merapi dari dekat di kawasan yang tidak terlalu jauh dari pusat kota dan medan jalan yang mudah dilalui kendaraan baik roda doa atau roda empat keatas. Seperti beberapa kawasan wisata lereng Gunung Merapi yang sudah lama terkenal seperti Kaliurang, Wisata Lava Merapi Kinahrejo, dan sebagainya.
Baca selengkapnya

Wisata Jogja Hutan Mangrove Pantai Pasir Kadilangu Kulonprogo

zonajogja - Obyek wisata hutan mangrove di sekitaran Pantai Pasir Kadilangu Kulonprogo kini menjadi tujuan wisata baru favorit para wisatawan. Selain dapat menikmati indahnya pesona Hutan Mangrove Kulonprogo, traveler yang datang juga akan dimanjakan beberapa spot menarik berbentuk unik dan atraksi seru.

www.zonajogja.com

Sedangkan untuk letak Hutan Mangrove Pantai Pasir Kadilangu itu sendiri tepatnya ada di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta. Apalagi populeritas wisata hutan mangrove Kulonprogo semakin banyak dikenal banyak khalayak. Ini menjadikan trend kunjungan wisata ke daerah Kulonprogo terus meningkat.

Sebenarnya keberadaan lokasi obyek wisata hutan mangrove ini tersembunyi di aliran Sungai Bogowonto. Spotnya tak cuma satu, tapi banyak. Hutan mangrove dan sungai menjadi spot utama yang dapat dilihat, menariknya jembatan bambu menjadi penghubung lokasi satu dengan yang lainnya. Sehingga memudahkan pengunjung untuk menjelajah setiap lokasi kawasan hutan mangrove. Karena setiap lokasi diberi sentuhan dekorasi cantik dengan beragam bentuk unik desain artistik.

Uniknya lagi, setiap lokasi yang ada dekorasinya mempunyai penamaan kekinian. Yang paling terkenal salah satunya Obyek Wisata Alam Hutan Mangrove Jempatan Api-Api, jembatan utama penghubung. Terus, yang menjadi incaran favorit untuk berfoto-foto para wisatawan saat berkunjung ke hutan mangrove kulonprogo adalah jembatan yang berbentuk hati atau cinta. Melalui gardu pandang dari ketinggian para traveler dapat mengabadikan setiap keindahan.

Tidak cuma itu saja, ada pilihan spot tematik terbaru berupa menara ikonik kerucut tinggi. Serunya lagi, bisa dinaiki. Tambahan paling anyar tersebut, jadi daya tarik baru.

Terus apalagi yang menarik dari wisata hutan mangrove Pasir Kadilangu ini? Selain melihat-lihat keindahan hutan mangrove, pengunjung dapat menikmati atraksi seru-seruan menaiki kapal perahu berlayar keliling di sungai Bogowonto kawasan hutan mangrove kulonprogo. Disamping itu, mengenalkan nilai inspiratif kepada masyarakat luas bahwa hutan mangrove mempunyai fungsi untuk mencegah terjadinya abrasi pantai, agar kelestarian alamnya tetap terjaga.

Oh iya, Anda pun dapat datang disore hari, sambil menunggu senja menanti datangnya sunset di hutan mangrove Kulonprogo yang indah. Ataupun sebaliknya pergi dipagi hari melihat sunrise. Tertarik mau datang kesana.
Baca selengkapnya

Monday, January 8, 2018

Obyek Wisata Dadakan, Bangunan Gothic di Gondomanan Yogyakarta

zonajogja - Bangunan bergaya gothic di bilangan jalan Brigjend Katamso, Sayidan Prawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta, akhir-akhir ini hits di media sosial.
Setiap harinya ratusan orang mendatangi tanah kosong yang berada di utara bangunan tersebut untuk berfoto dengan latar belakang bangunan tersebut.
Bangunan yang unik ini memang tengah viral sejak sekira pertengahan tahun 2017 lalu.


Terlebih ketika bangunan sebelah utara dan tepat di pinggir Jalan Brigjend Katamso ini dirobohkan, semakin banyak orang yang melihat dan menyempatkan berfoto dengan latar bangunan menyerupai kastil ini.
Kini, untuk mengunjungi lokasi ini pengunjung hanya dibebankan biaya parkir yang sudah dikelola warga sekitar di sekitaran puing bangunan pinggir jalan ini.
Baca selengkapnya

Keindahan Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta


zonajogja - Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta  adalah salah satu tempat wisata yang berada di Dusun Ngelo, Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Gunung Kidul tidak mengunjungi Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta di kota Gunung Kidul.


Lokasi

Dimana lokasi Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta? seperti yang tertulis di atas lokasi terletak di Dusun Ngelo, Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta saya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut.


Daya Tarik

Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta merupakan perbukitan yang luas yang di tumbuhi oleh rumput yang hijau dan seperti di Padang rumput. Nama dari Bukit Pengilon ini diambil karena ada batu yang menyerupai Pengilon atau dalam bahasa Indonesia adalah cermin. Pantai Bukit Pengilon ini tidak seperti halnya pantai di Gunungkidul lainnya yang mempunyai hamparan pasir putih nan luas, namun di sini hanyalah bukit yang dengan hamparan rumput nan hijau dan di sisi sebelah selatannya adalah laut luas.
Yang menarik dari bukit Pengilon ialah suasana di kaki dari gunung api purba Batur dengan angin khas laut selatan dengan hamparan rumput yang hijau dan cocok sekali untuk berkemah atau camping di sini. Perpaduan nuansa alam dan laut di sini sangat begitu mempesona bagi setiap pengunjungnya. Walaupun medannya sangat sulit menuju bukit pengilon namun perjuangan kita tidak akan sia-sia dengan sajian pemandangan di bukit pengilon ini.

Di dalam perjalanan anda tidak akan merasa capek karena pemandangan alam seakan menghipnotis pengunjung. Disini akan menjumpai gubug-gubug para petani yang di buat singgah ketika mereka sedang beristirahat. Setelah sampai di bukit pengilon anda bisa melihat ke arah barat Pantai Banyu Nibo dan Pantai Siung sedangkan kalau melihat ke sisi timur disana kelihat begitu jelas Pantai Wediombo dan juga Pantai Watu Lumbung.

Sungguh luar biasa kala juga bisa melihat kapal tongkang yang melintas di perairan samudera Hindia ini. Pantai Bukit Pengilon ini juga bagus untuk spot memancing dan juga tempat camping namun jaga lingkungan untuk kegiatan di tempat ini. Fasilitas di bukit Pengilon sama sekali belum ada jadi lebih baik untuk membawa perbekalan dari rumah ya seperti makanan juga minuman karena medan yang sangat sulit.

Fasilitas

Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta bisa dibilang sebuah wisata alam yang memiliki beberapa akan fasilitas minim di antaranya sebagai berikut :

- Area Parkir kendaraan

- Tempat Istirahat

- area camping

Transportasi

Bagi wisatawan asal kota Gunung Kidul sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota Gunung Kidul saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di terminal bus kota Gunung Kidul. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju Desa  Balong lalu berjalan kaki hingga sampai di lokasi Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta tersebut.

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Wisata Bukit Pengilon di Girisubo Gunung Kidul Yogyakarta, yaitu pantaulah cuacanya terlebih dahulu supaya tidak menghalangi liburannya. Anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan seperti membawa bekal, air minum dan lainnya. Serta beberapa barang tambahan seperti  kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman - teman anda.

Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan (contohnya adalah sabun, tissue basah, obat-obatan, antiseptik). Siapkanlah fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar. Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati - hati.

Peta Lokasi




Baca selengkapnya

Sunday, January 7, 2018

Indahnya sunrise telomoyo

zonajogja - Di antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, terdapat sebuah spot kece nan hits untuk melihat matahari terbit. Spot yang tak kalah epic dari Punthuk Setumbu atau Bukit Rhema ini rasanya sayang sekali bila tak kamu kunjungi saat jalan-jalan ke Jawa Tengah. Namanya Gunung Telomoyo, atau biasa warga sekitar menyebutnya Gunung Pemancar.



Memiliki ketinggian 1.894mdpl, Gunung Telomoyo masih termasuk gunung cekak dan sepanjang sejarah belum pernah meletus. Suasana yang asri dengan lanskap Gunung Andong, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, dan Gunung Ungaran akan membuatmu percaya bahwa Indonesia luar biasa indah.


Berbeda dengan gunung-gunung lain, di Telomoyo kamu tak harus bercapek-capek ria untuk mendaki dan melihat pesona sunrise-nya. Untuk sampai puncak, kamu bisa menggunakan motor atau mobil dengan waktu tempuh satu jam saja dari pintu pos.

Akses jalannya pun lumayan mudah, tak sesulit saat kamu mendaki gunung-gunung besar di Jawa Tengah. Di sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhkan suasana alam yang mendamaikan -dan paling tidak bisa jadi penawar letihmu. Ada juga sebuah curug tak bernama yang bisa kamu ajak selfie atau isntirahat. Nah, saat sampai di puncak, kamu akan melihat banyak sekali tower dan pemancar yang tentu saja masih beroperasi hingga kini. Itulah mengapa warga sekitar lebih suka menyebutnya Gunung Pemancar ketimbang Gunung Telomoyo.


Rute menuju Gunung Telomoyo juga tak terlalu sulit. Bila dari Magelang, kamu langsung ke arah Pasar Ngablak, sekitar 2 km ada pertigaan, belok kiri ikuti arah Dalangan. Nah, sekitar 3 kilo-an, kamu akan melihat pertigaan, langsung ambil kiri. Lurus terus sekitar 1.5 km sampai kamu melihat jalan kecil di kanan jalan. Ada papan informasi ke arah Stasiun Pemancar. Itulah jalan satu-satunya menuju Puncak Telomoyo. Atau kamu bisa langsung gunakan Google Maps di ponselmu; search Gunung Telomoyo.

Oh ya, agar makin sip, hal yang harus kamu siapkan bila ingin ke Gunung Telomoyo antara lain: fisik yang prima, bensin, bekal, jaket, kamera, foto mantan dan setangkup rindu pada sunrise untuk dipecakahkan!

Baca selengkapnya

Keindahan Alam Kalibiru Jogja

zonajogja-Duduk menanti senja di ketinggian pepohonan pinus, menatap langit bersemburat ungu, biru dan jingga di balik gagahnya Pegunungan Menoreh, warnanya berpadu di tenangnya air telaga di kejauhan. Udara segar berhembus pelan, melepas segala beban seketika. Hmm, terdengar seperti surga ya?

Tempat itu masih berada di bumi kok, travelers. Ya, itulah pemandangan dan sensasi yang akan kamu rasakan di desa Kalibaru di wilayah Kulonprogo, Yogyakarta. Setelah keluar dari hiruk pikuk Kota Jogja melewati jalanan lengang, sesekali dihiasi rumah-rumah dan pekarangan penduduk desa yang asri, kamu akan tiba di desa indah yang seketika membangkitkan kenangan masa kecil nan bahagia.

photo by : Kiki fatmawati

Menatap Keindahan Senja di Menara Pandang

Di tempat tersebut, kamu akan menemukan sebatang pohon pinus yang menjulang di tepi jurang, yang di ketinggian batangnya telah terpasang papan kayu lengkap dengan tangga gantungnya. Itulah “Menara Pandang.” Dari ketinggian itu, kamu bisa menikmati indahnya pemandangan Pegunungan Menoreh, dengan Waduk Sermo di kakinya. Hiruplah udara yang segar sambil melepaskan segala beban yang ada (tapi jangan loncat ya, hehe).


Waktu paling tepat untuk datang ke Kalibiru dan memanjat Menara Pandang adalah di sore hari, untuk menyaksikan senja melukis langit dengan warna-warna menakjubkan. Tapi datang di waktu pagi juga bakal mengasyikkan, karena warna air Waduk Sermo bersemburat biru keunguan. Jangan lupa siapkan kamera kamu ya.

Ketika kamu menikmati setiap detik yang berlalu di tempat ini, kamu akan menyadari kebahagiaan itu sebetulnya sederhana kok!

Oh ya, keindahan wilayah Kalibiru ini nggak lepas dari peran masyarakat sekitar yang bahu-membahu merestorasi hutan dan pepohonan yang sebelumnya mulai tandus karena diekspliotasi atau dijadikan lahan olahan.

Rute Menuju Kalibiru dari Kota Yogyakarta

Kalibiru bisa ditempuh melalui dua rute, yaitu rute Sermo dan Clereng. Keduanya  rute sudah ditunjang dengan jalanan aspal yang memadai dan bisa dilalui kendaraan roda empat non bus, juga sepeda motor.

Paling ideal adalah menggunakan kendaraan sendiri atau mobil sewaan, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama pada rem. Pasalnya, kamu akan menemui banyak tanjakan curam dan tikungan tajam.

#Kalibiru rute Sermo

Rute ini menjadi favorit para traveller, karena selain akan mendatangi Kalibiru, mereka juga bisa melihat keindahan Waduk Sermo dan alam sekitarnya. Mengenai kecantikan alam Waduk Sermo akan kami bahas di artikel terpisah ya.


Dari arah Jogja, kamu bisa menempuh jalur via Sentolo – Pengasih – Alun Alun Wates – RSUD Wates – Beji – Sermo – Kalibiru.
Dari Kota Jogja setelah melewati jembatan Bantar (berupa tiga jembatan panjang berjajar), tiga kilometer di depan kamu akan menemukan Stasiun Sentolo. Ikuti saja petunjuk jalan ke arah kanan, menuju Pengasih – Wates

#Kalibiru rute Clereng

Untuk kamu yang mengejar waktu, bisa menempuh rute Clereng menuju Kalibiru. Medannya juga tidak seberat jika lewat Waduk Sermo.

Dari Kota Jogja, kamu harus mengambil jalur yang sama, yakni Sentolo – Pengasih, hanya saja di perempatan jamu ambil arah kanan, menuju Clereng – Kalibiru. Jangan sampai kelewatan ya.


Ketika sampai di pasar (kecil) Clereng, 300 meter dari sana akan ada patokan berupa jembatan yang berada tepat di tikungan. Sekitar 20 meter setelah melewati jembatan, ada papan petunjuk jalan kecil yang menunjukkan belok ke kiri menuju Kalibiru.
Baca selengkapnya

Saturday, January 6, 2018

Menikmati Indahnya Jogja dimalam hari dari Bukit Bintang

Photo by : makatita

zonajogja- (06/01/2018) Menikmati Indahnya Jogja dimalam hari dari Bukit Bintang. Bukit Bintang terletak di perbatasan Bantul dan Gunungkidul, tepatnya di Patuk Gunungkidul. Berada di tepi jalan menuju Wonosari menjadikannya mudah untuk bisa berada di sana. Dari Bukit Bintang kita bisa menikmati pemandangan kota Jogja dan sekitarnya.
Baca selengkapnya

Wisata Pematang Sawah Sukorame Mangunan

Photo by : potohery

zonajogja - (06/01/2018) Pesona Mangunan ternyata tidak hanya sebatas perbukitan saja. Kini di Mangunan tengah dikembangkan wisata pertanian yang menawarkan lanskap pematang sawah yang bisa dinikmati dengan cara yang berbeda.

Keindahan hamparan persawahan di Mangunan, Dlingo, Bantul ini bisa dinikmati dengan leluasa dengan jalanan yang melintasi areal persawahan. Jadi pengunjung tidak perlu takut terkena lumpur atau merusak tanaman padi saat berjalan-jalan di sawah. Jalanan ini terbuat dari bambu dan menyerupai jembatan yang melintasi persawahan dan memang dibuat khusus bagi wisatawan yang ingin melintasi luasnya hamparan sawah dengan mudah dan santai.

Meski belum sepenuhnya jadi, sudah cukup banyak wisatawan yang datang. Sebagian besar mereka adalah anak muda yang datang untuk sekedar berfoto dan memenuhi feed sosial media mereka.

Munculnya ide pembuatan jembatan bambu ini berasal dari anak-anak KKN yang sempat tinggal di Sukorame beberapa waktu lalu. Namun lantaran waktu KKN yang sudah selesai dan pembuatan jembatan yang membutuhkan dana cukup banyak, program ini pun sempat terhenti. Meskipun kini pengerjaan dilanjutkan menggunakan dana swadaya masyarakat, beberapa kendala masih menghambat penyelesaian jembatan bambu ini, seperti dana tenaga dan SDM.

Sampai sekarang, wisata sawah ini masih belum digarap dengan optimal, belum ada penjaga dan fasilitas pendukung untuk wisatawan.

Letak wisata sawah Sukorame berada di sebelah timur objek wisata Mangunan, tepatnya di Jalan Raya Sukorame.

Baca selengkapnya

Keindahan wisata alam jurang tembelan

zonajogja- (06/01/2018) Ngomongin soal wisata jogja, yang satu ini tidak kalah menariknya dengan wisata jogja yang lainya.

Photo by : Rohkiyat.

Wisata Jurang Tembelan yang berlokasi di Kanigoro, Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. saat ini memang banyak diminati oleh para wisatawan, baik luar maupun dalam negeri. Pesona wisata alam ini tidak diragukan lagi .Saat pagi hari dan sore hari kita dimanjakan oleh kabut, sunset dan udara yang masih alami,

Menariknya lagi untuk spot photo sangatlah unik, Jarang ditemui ditempat wisata-wisata lain. dengan adanya bentuk kapal yang terbuat dari bambu dan disuguhkan view kali oya yang tepat berada di antara hutan yang masih asri. Salah satu wisata alam di yogyakarta ini sangat cocok untuk menemani akhir pekan ada.
Baca selengkapnya